Prosiding University Research Colloquium
Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Mahasiswa (student paper presentation)

Bentuk Ketersedian Ojek Konvensional Sebagai Transportasi Umum Informal Sekitar Kawasan Wisata-Bioregionalisme Tawangmangu Kabupaten Karanganyar

Darmawan, Arif (Unknown)
Baidillah, Imam Bashra (Unknown)
Zahra, Yasmin Fida Az (Unknown)



Article Info

Publish Date
21 Feb 2018

Abstract

Kehadiran alat transportasi umum informal (tidak resmi) yangmerupakan terjemahan dalam istilah transportasi disebut paratransit,ojek sepeda motor konvensional sebagai salah satu jenis alattransportasi umum informal dapat ditemui di berbagai wilayah takterkecuali Kelurahan Tawangmangu yang merupakan kawasan wisataberbasis bioregionalisme. Kehadiran ojek sepeda motor konvensionalpada kawasan ini memperlihatkan adanya kebutuhan transportasidengan bentuk ketersediaan pelayanan jenis tersebut. Terlebihkawasan wisata yang berbasis bioregionalisme (lingkungan wilayah)memiliki karakteristik medan tersendiri di bandingakan wisata padaumumnya.Berangkat dari hal inilah dirasa perlu untuk mengetahuibentuk ketersediaan dari alat transportasi informal (ojekkonvensional) sehingga nantinya mampu digunakan sebagai salah satudasar kebijakan dalam mengelola pelayanan transportasi angkutanumum penumpang khususnya pada kawasan wisata berbasisbioregionalism. Dalam proses penelitiannya pada langkahpengumpulan data digunakan kuisioner yang dipandu oleh surveyormelakukan wawancaraface to face. Penarikan sampel dipergunakanmetode Non Probability Sampling dalam hal ini memiliki 4 jenisantara lain Acidental Sampling, Purposif Sampling, Quota Sampling,dan Snowbool Sampling, yang digunakan pada kuliah kerja lapangankali ini adalah Acidental Sampling (penarikkan sampel secarakebetulan). Analisis data digunakan metode Analisis DeskriptifKuantitatif yaitu untuk mendapatkan gambaran mengenai karakteristikoperasional ojek di Kelurahan Tawangmangu berdasarkan datakuantitatif. Hasil penelitian terhadap 4 pangkalan ojek dalam satukelurahan Tawangmangu, dengan 50 operatornya yang beroperasitetap di kelurahan Tawangmangu dapat disimpulkan bahwakeberadaan ojek sepeda motor di Kecamatan Tawangmangumenunjukkan adanya kebutuhan (demand) angkutan umum dengankarakteristik operasional pelayanan seperti yang dimiliki ojekkonvensianal saat ini yaitu cepat, dapat melakukan pelayanan diluarbatas wilayah Kelurahan serta waktu operasional pelayanan fleksibel.Selain itu pekerjaan sebagai operator ojek konvensional adalah salahsatu bentuk pekerjaan informal yang dapat membantu masyarakatdalam mencukupi kebutuhan hidup sekaligus menjadi upayamendukung pembangunan berkelanjutan.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

proceeding

Publisher

Subject

Humanities Computer Science & IT Environmental Science Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Medicine & Pharmacology

Description

University Research Colloquium (URECOL) merupakan forum seminar nasional yang memberikan kesempatan untuk diseminasi, diskusi, dan mendapatkan follow up atas luaran penelitian maupun pengabdian kepada ...