Jamur lingzhi (Ganoderma lucidum) merupakan salah satu obat tradisional yang banyak digunakan dan mengandung beragam senyawa aktif yang dipercaya berkhasiat sebagai antioksidan. Oleh karenanya telah dilakukan penelitian untuk membuktikan kemampuan beberapa fraksi ekstrak etanol jamur lingzhi sebagai penangkap malonaldehid (MDA) dan pengkhelat ion logam. Ekstraksi jamur lingzhi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Selanjutnya ekstrak difraksinasi secara partisisi cair-cair dengan pelarut air, etil asetat, dan n-heksan. Aktivitas penangkap malonaldehide diukur menggunakan metode thiobarbituric acid-reactive substances assay (TBARS), sedangkan untuk mengukur aktivitas pengkhelat ion logam digunakan metode ferrous ion chelating (FIC). Hasil uji aktivitas penangkap MDA menggunakan sampel dengan konsentrasi 25 µg/mL diperoleh aktivitas penangkap MDA sebesar 67,57 ± 4,68%; 60,43 ± 1,96%; 57,72 ± 5,71%; berturut-turut untuk fraksi etil asetat, air dan n-heksan. Aktivitas masing-masing fraksi tersebut sebanding dengan vitamin E (53,05 ± 20,42%) (P > 0,05). Dari hasil uji aktivitas pengkhelat logam didapatkan nilai EC50 pengkhelat ion Fe2+ dari fraksi air dan fraksi etil asetat sebesar 321,97 µg/mL dan 214,85 µg/mL, sedangkan fraksi heksan tidak memiliki aktivitas pengkhelat ion Fe2+.
Copyrights © 2018