Hewan laut berupa teripang atau sea cucumber telah popular dimanfaatkan sebagai bahan pangan maupun bahan obat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi kemungkinan adanya cemaran logam berat dalam produk teripang. Sampel diambil dari tiga macam produk komersil yang berasal dari tiga industri berbeda. Sampel jamu dianalisis kandungan logam timbal (Pb) dan kadmium (Cd) secara spektrometri serapan atom dengan proses digesti basah menggunakan campuran asam nitrat dan asam perklorat. Hasil penelitian menunjukan rerata konsentrasi logam timbal pada tiga produk tersebut adalah 1,66; 4,47; dan 3,36 ppm. Rerata kadar logam kadmium sebesar 0,15; 0,473; dan 0,29 ppm. Konsentrasi logam cadmium masih di bawah dari batas maksimum yang diperbolehkan, namun untuk kadar logam timah relatif cukup tinggi, sudah melebihi batas maksimum yang diperbolehkan.
Copyrights © 2019