Latar Belakang: Penyakit gagal ginjal merupakan suatu masalahkesehatan serius yang mana prevalnsinya terus meningkat yaitusecara global 13,4%. Permasalahan yang masih sulit untuk diatasipada pasien hemodialisa adalah pembatasan cairan. Maka dari itupentingnya pasien untuk memperkuat self care management cairanagar tidak menimbulkan masalah kesehatan yang lain sehinggameningkatkan kualitas hidup pasien.Tujuan penelitian : Untuk mengetahui adakah hubungan basicconditioning factors terhadap self care management cairan pasienhemodialisa di PKU Muhammadiyah Gombong.Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelatifdengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil berdasarkankriteria inklusi sebanyak 144 responden pasien hemodialisa.Hasil : Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yangsigifikan antara faktor usia, status perkembangan, status kesehatan,pola hidup, system keluarga, social budaya, lingkungan, ketersediaansumber terhadap self care management cairan (p< 0,05). Faktoryang paling dominan adalah pola hidup dengan nilai OR 0,28.Kesimpulan : Terdapat hubungan bermakna antara basicconditioning factors terhadap self care management cairan. Faktoryang paling dominan memengaruhi self care management cairanadalah faktor pola hidupRekomendasi : Agar mampu meningkatkan kemampuan self caremanagement cairan pasien hemodialisa dengan melihat faktor yangmempengaruhinya.
Copyrights © 2020