Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu, janin, maupun neonatus. Hipertensi pada kehamilan ditandai dengan tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg. Penatalaksanaan hipertensi pada kehamilan terdiri dari dua jenis yaitu penatalaksanaan non farmakologis dan penatalaksanaan farmakologis seperti pemberian antihipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi penggunaan obat antihipertensi pada ibu hamil. Metode yang digunakan berupa deskriptif secara observasional, pengambilan data secara retrospektif dengan metode purposive sampling. Penelitian dilakukan di RSUD Pandan Arang Boyolali pada bulan Juni-Juli 2020. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil dengan hipertensi. Sampel sebanyak 39 pasien yang telah memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian didapatkan distribusi pengobatan yang didapatkan ibu hamil dalam penelitian yaitu seluruh responden mendapatkan terapi elektrolit (RL), 35 responden (89,74%) mendapatkan anthihipertensi Nifedipin tablet, 18 responden (46,15%) mendapatkan Metildopa, 28 responden (71,79%) mendapatkan injeksi anti konvulsan MgSO4, selain itu juga mendapatkan terapi antiinflamasi, vitamin, suplemen, antibiotik, dan pemberian hormon.
Copyrights © 2021