Harga diri merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan remaja, jika remaja mengalami harga diri rendah maka terjadilah beberapa masalah dalam kehidupannya. Harga diri dapat ditingkatkan dengan berbagai cara, salah satunya dengan terapi selftalk. Tujuan untuk mengetahui pengaruh self-talk terhadap peningkatan harga diri pada remaja panti asuhan yatim dan dhuafa Muhammadiyah di Kecamatan gombong. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan rancangan one grup pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 responden remaja putra dan putri. Proses penelitian dilakukan empat kali selama dua minggu. Analisis yang digunakan adalah uji statistik paired sample t-test. Dari 32 responden sebelum dilakukan terapi mayoritas mengalami harga diri rendah sebanyak 16 responden (53,3%) dan harga diri normal sebanyak 14 responden (46,7%), akan tetapi setelah dilakukan terapi mayoritas mengalami harga diri normal sebanyak 25 responden (83,3%) dan harga diri rendah sebanyak 5 responden (16,7%). Uji statistic menunjukkan pengaruh self-talk terhadap harga diri sebelum dan sesudah dilakukan terapi dengan nilai signifikan p-value = 0,000 (sig<0.05). Terdapat pengaruh yang signifikan antara harga diri sebelum dan sesudah diberikan terapi. Panti Asuhan Yatim dan Dhuafa Muhammadiyah Gombong diharapkan dapat menjadikan terapi self-talk sebagai kegiatan rutin dalam meningkatkan kesehatan mental.
Copyrights © 2022