Latar belakang: Perdarahan post partum merupakan salah satu masalah penting dalam bidang obstetrik dan ginekologi. Salah satu penyebab perdarahan post partum adalah tindakan induksi pada proses persalinan dan usia dengan kejadian hemorrage post partum, yaitu pada usia <20 atau ≥ 35 tahun. Tujuan: Dalam penelitian ini untuk diketahuinya hubungan induksi oksitosin dan umur ibu dengan kejadian atonia uteri. Metode: Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalampenelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di Ruang Bersalin RSUD Dr. Ibnu Sutowo Baturaja. Teknik pengambilan sampel dengan random sampling berjumlah 121 sampel. Hasil: Hasil yang didapatkan dalam penelitian antara induksi oktotosin dengan kejadian atonia uteri Ï value 0,001, dan umur ibu dengan kejadian atonia uteri uji statistik chi- square diperoleh Ï value 0,003. Kesimpulan dalam penelitian ini antara induksi oksitosin dan umur ibu dengan kejadian atonia uteri memiliki hubungan yg erat dimana hasil p value yang didapatkan <0,05. Saran: Sebaiknya tenaga kesehatan dalam memberikan induksi oksitosin dapat berhati-hati dan memperhatikan dosis yang diberikan serta menimbang umur pasien karena dapat terjadi atonia uteri yang menyebabkan perdarahan post partum. Kata Kunci: Induksi Oksitosin, Umur dan atonia uteri
Copyrights © 2019