Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh sarana produksi terhadap pendapatan usahatani jamur tiram dan besar pendapatan usahatani di KecamatanTanjungMorawa. Adapun lokasi penelitian ini dilaksanakan di KecamatanTanjungMorawa Kabupaten Deli Serdang. Populasi dalam penelitian ini petani jamur tiram yang berada di dua Desa Limau Manis dan Tanjung Morawa A berjumlah 23 orang, teknik pengambilan sampel dilakukan secara sengaja (purposive) yaitu semua populasi yang ada dijadikan sampel. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan dengan analisis regresi linear berganda, uji t parsial, uji F simultan dan Koefisien Determinan (R2), dan analisisbiayaproduksi, penerimaan, dan pendapatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial (satu persatu) terdapat pengaruh biaya bibit (X1), penyusutan peralatan (X2), media tanam (X3) dan tenaga kerja (X4) berpengaruh signifikan terhadap pendapatan (Y). Sementara untuk uji F (simultan) menunjukkan secara bersama-sama variabel bibit (X1), penyusutan peralatan (X2), media tanam (X3), dan tenaga kerja (X4) berpengaruh terhadap pendapatan (Y). Nilai R Squaresebesar 0,988 atau sebesar 98,2% artinya presentase besar pengaruh variabel bibit (X1), penyusutan peralatan (X2), media tanam (X3), dan tenaga kerja (X4) berpengaruh terhadap pendapatan (Y) sebesar 98,2% sedangkan 1,8% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain diluar model penelitian ini.Rata-rata total biaya produksi yaitu sebesar Rp. 973.379, dan rata-rata total penerimaan yaitu sebesar Rp. 4.037.265 sekali panen, sehingga diperoleh pendapatan usahatani jamur tiram sebesar Rp. 3.063.886 sekali panen.
Copyrights © 2023