Kriptografi merupakan salah satu cara untuk mengamankan data yang ada. Salah satu kriptografi polyalphabetic yang populer adalah Vigenere Cipher. Akan tetapi Vigenere lemah terhadap analisa frekuensi karakter yang muncul pada ciphertext seperti Friedman dan Kasiski dikarenakan perulangan panjang key yang diperlukan untuk menyamakan panjang dengan plaintext yang digunakan. Dalam penelitian kali ini, penulis mencoba untuk meningkatkan keamanan pesan dalam penggunaan Vigenere Cipher yang dikombinasikan dengan Caesar Cipher dan penggunaan multi-key dengan panjang karakter yang berbeda-beda. Hasil dari enkripsi tersebut akan kami bandingkan dengan penggunaan Vigenere Cipher biasa menggunakan value dari Index of Coincidence dan hasil penelitian menunjukkan bahwa perulangan karakter pada ciphertext berkurang
Copyrights © 2023