Kecamatan Wonosalam berada di Kabupaten Jombang dan merupakan daerah penghasil kopi excelsa sebagai komoditas unggulan serta salah satu upaya dalam melakukan konservasi kawasan hutan. Pengembangan kopi secara agroforestri menjadi pilihan untuk menjaga hutan di Dusun Mendiro Desa Panglungan Kecamatan Wonosalam. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah adanya bencana alam seperti longsor, banjir, dan kekurangan sumber air. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah mengetahui upaya konservasi kawasan hutan yang dilakukan oleh Kelompok Tani Hutan Desa Panglungan dan mengetahui faktor produksi kopi dalam meningkatkanperekonomian warga sekitar. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan regresi linier berganda. Penanaman kembali hutan yang dilakukan warga memberikan kontribusi pada upaya konservasi kawasan hutan. Rata-rata penggunaan luas lahan untuk penanaman kopi excelsa di Desa Panglungan yaitu 0.4 ha atau 4000 m2 dengan jumlah pohon 100 – 150 pohon kopi. Sedangkan hasil panen kopi excelsa yang dihasilkan yaitu rata-rata 1-2 kwintal. Rata-rata pupuk kandang yang digunakan yaitu sebenyak 150 kg. Tenaga kerja yang digunakan yaitu 2 – 3 orang.
Copyrights © 2023