E-Jurnal Medika Udayana
Vol 12 No 7 (2023): E-Jurnal Medika Udayana

POLA KEPEKAAN BAKTERI ACINETOBACTER BAUMANNII TERHADAP BEBERAPA ANTIBIOTIK PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSUP PROF. DR. I.G.N.G NGOERAH DENPASAR TAHUN 2021

Yapson, Grace Yulia Alphani (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2023

Abstract

ABSTRAK Acinetobacter baumannii merupakan patogen utama penyebab infeksi nosokomial dengan prevalensi yang terus meningkat. Bakteri ini menjadi patogen oportunistik penyebab infeksi pada pasien imunosupresif yang menjalani perawatan jangka panjang di rumah sakit. Pasien rawat inap menjadi salah satu faktor risiko infeksi Acinetobacter baumannii. Peningkatan kasus infeksi Acinetobacter baumannii diikuti juga oleh peningkatan kejadian resistensi yang berdampak pada kegagalan terapi dan jumlah kematian tinggi. Oleh karena itu, data terbaru mengenai pola kepekaan bakteri terhadap antibiotik diperlukan untuk pembaharuan pertimbangan pilihan antibiotik sebagai terapi infeksi Acinetobacter baumannii kepada pasien rawat inap di RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah Denpasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sensitifitas Acinetobacter baumannii terhadap beberapa golongan antibiotik pada pasien rawat inap di RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah. Penelitian ini menggunakan desain penelitian potong lintang dengan metode deskriptif retrospektif. Sampel penelitian diambil menggunakan metode total sampling berupa data sekunder hasil uji kepekaan Acinetobacter baumannii yang diisolasi dari spesimen klinis pasien terhadap beberapa antibiotik di Laboratorium Mikrobiologi Klinik RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah Denpasar periode Januari – Desember 2021. Identifikasi bakteri dan uji sensitivitas antibiotik dilakukan menggunakan alat VITEK 2. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif menggunakan SPSS dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Prevalensi infeksi Acinetobacter baumannii pada pasien rawat inap sebesar 7.1% dengan dominasi pasien dari ruang non – ICU. Isolat Acinetobacter baumannii terbanyak berasal dari sputum selang (30.5%) dan darah (20.2%). Dari data uji kepekaan terhadap 19 jenis antibiotik didapatkan Acinetobacter baumannii paling paling sensitif terhadap amikacin, trimethroprim/sulfamethoxazole, dan ampicillin/sulbactam dan paling resisten terhadap ceftriaxone, cefoperazone dan cefixime. Isolat Acinetobacter baumannii paling banyak berasal dari pasien rawat inap di ruang non – ICU dan berasal dari spesimen klinis sputum selang dengan antibiotik yang paling sensitif adalah amikacin dan paling resisten adalah ceftriaxone. Kata kunci : Acinetobacter baumannii, antibiotik, pola sensitivitas

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

eum

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology

Description

Majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana menerima naskah dari mahasiswa PSPD FK UNUD, baik berupa karangan asli atau laporan penelitian, ikhtisar pustaka, laporan kasus, maupun surat-surat untuk redaksi. Naskah yang dikirimkan untuk majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana adalah naskah belum pernah ...