Suaka Margasatwa Pulau Rambut (SMPR) merupakan salah satu kawasan konservasi yang terletak di Kepulauan Seribu. Status kawasan konservasi menjadikan Pulau Rambut sebagai kawasan yang harus dijaga kelestariannya agar fungsi ekosistemnya dapat berjalan secara optimal. Salah satu upaya untuk memulihkan fungsi ekosistem mangrove di SMPR adalah dengan melakukan restorasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat keberhasilan penanaman mangrove di Suaka Margasatwa Pulau Rambut (SMPR) dan mengukur pertumbuhan serta kondisi kesehatan bibit yang ditanam. Data yang diambil pada penelitian ini yaitu jumlah bibit, tinggi tunas bibit, diameter batang bibit, dan kondisi kesehatan bibit. Penanaman mangrove di SMPR menunjukkan survival rate yang rendah yaitu 27,19% di Stasiun I (bagian barat laut pulau) dan 13% di Stasiun II (bagian utara pulau). Stasiun I memiliki rata-rata tinggi tunas bibit 31,08 cm, lebih rendah dibandingkan dengan tinggi tunas bibit rata-rata di Stasiun II yaitu 43,48 cm. Diameter bibit rata-rata di Stasiun I (0,76 cm) relatif sama dengan rata-rata diameter batang bibit di Stasiun II (0,75 cm), sedangkan proporsi jumlah bibit mangrove yang sehat di kedua stasiun tergolong rendah (<11%). Kata kunci: Evaluasi penanaman, mangrove, restorasi, Suaka Margasatwa Pulau Rambut
Copyrights © 2023