Pembelajaran di era metaverse yang didukung dengan kebijakan pemerintah terkait merdeka belajar merupakan suatu peluang bagi mahasiswa untuk belajar tanpa batas dan mengembangkan potensinya. Langkah awal untuk mewujudkan merdeka belajar di era metaverse salah satunya yaitu dengan memperhatikan kurikulum yang digunakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi, member check, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SCL-STEM dalam kurikulum merdeka belajar terdiri dari beberapa aspek: 1) aspek implementasi model SCL-STEM, 2) aspek implementasi LMS, 3) aspek implementasi virtual meeting, 4) aspek implementasi discuss, 5) aspek implementasi kelengkapan bahan ajar, 6) aspek implementasi kemudahan transfer ilmu melalui video pembelajaran, 7) aspek implementasi kemudahan penyelesaian tugas. Hasil penelitian berdasarkan analisis data yaitu adanya SCL-STEM berbasis metaverse dalam kurikulum merdeka belajar di UNIRA Malang, dapat memberikan kemudahan mahasiswa terutama dalam berinteraksi secara langsung dengan dosen atau sesama mahasiswa melalui platform dan Learning Management System. Hal tersebut mencerminkan model pembelajaran merdeka belajar di era metaverse, karena mahasiswa dapat mendiskusikan suatu permasalahan dengan mudah dan tanpa batas. Selain itu juga dapat meningkatkan potensi mahasiswa teknik mesin.
Copyrights © 2023