Anak merupakan individu yang berada dalam suatu rentang perubahan perkembangan yang dimulai dari bayihingga remaja. Pertumbuhan dan perkembangan adalah bertambahnya kemampuan dalam struktur dan fungsitubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan sebagai hasil dari proses kematangan.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara peran orang tua dan budaya pemenuhan gizi balitadalam capaian pertumbuhan dan perkembangan balita. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif denganmenggunakan rancangan cross sectional. Penentuan sampel menggunakan metode accidental sampling. Hasilpenelitian ditemukan dari 30 orang responden, sebanyak 18 responden memiliki peran orang tua “baik”, 19orang memiliki budaya pemenuhan gizi “baik” dan 20 orang responden dengan kategori capaian tumbuhkembang “sesuai usia”. Hasil analisa data ditemukan adanya hubungan antara peran orang tua dalam capaiantumbuh kembang (p value = 0,002), terdapat hubungan antara budaya pemenuhan gizi dalam capaianpertumbuhan dan perkembangan balita (p value = 0,004). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwaterdapat hubungan antara peran orang tua dan budaya pemenuhan gizi dalam capaian pertumbuhan danperkembangan balita.
Copyrights © 2018