Indonesia menjadi negara yang mendapat apresiasi karena upayanya dalam memerangi terorisme. Seharusnya, apresiasi tersebut dibarengi dengan penurunan jumlah aksi terror yang signifikan, sayangnya belum. Oleh sebab itu, diperlukan tinjauan kembali mengenai strategi kontra terorisme yang telah dilakukan oleh pemerintah selama dua dekade. Penelitian ini berupaya membahas lebih lanjut mengenai bagaimana ketepatan strategi kontra terorisme yang selama dua dekade diterapkan di Indonesia. Artikel ini menjawab pertanyaan tersebut dengan menguraikan akar permasalahan terorisme di Indonesia terlebih dahulu, sehingga ketepatan strategi yang dilakukan dapat terjawab. Penelitian ini menemukan bahwa, Indonesia lebih cocok menggunakan soft strategy dibanding dengan hard strategy karena nilai sosial masyarakat Indonesia yang terkenal rukun, santun dan moderat. Berbagai kebijakan sebagai langkah prefentif dan penerapan soft strategy juga menjadi upaya yang tepat dalam menanggulangi terorisme. Selain itu, melawan kekerasan dengan kekerasan bukan aksi yang tepat.
Copyrights © 2022