Artikel ini ingin menjelaskan salah satu strategi yang dapat digunakan oleh perpustakaan dalam memasarkan produk serta jasa yang ada kepada pemustaka secara efektif dengan mengggunakan model AIDA (Awareness, Interest, Desire, Action). Melalui model ini diharapkan tingkat kunjungan dan pemanfaatan perpustakaan akan semakin tinggi dikemudian hari. Dalam mendapatkan data, peneliti menggunakan sejumlah instrumen seperti pedoman wawancara, observasi. Adapun partisipan dalam penelitian ini adalah pustakawan pada beberapa perpustakaan yang berada di wilayah Sumatera Barat. Hasil studi menemukan hasil bahwa, hamper seluruh perpustakaan telah mengupayakan pemasaran produk jasa yang mereka miliki baik secara konvensional maupun digital. Namun, hal itu dilakukan tanpa mempertimbangkan strategi atau salah satu model yang digunakan sehingga diharapkan dengan menggunakan model AIDA ini sejumlah perpustakaan daerah tersebut mampu memasarkan institusi mereka secara lebih efektif dan efisien dikemudian hari. Berdasarkan hasil temuan penelitian tersebut, peneliti dapat menyimpulkan bahwa Sebagian besar dari beberapa perpustakan yang berada di wilayah Sumatera Barat telah melakukan sejumlah upaya dalam memasarkan institusi nya sehingga dikenal, dikunjungi dan dimanfaatkan oleh pemustaka baik secara konvensional seperti pemasaran dari mulut ke mulut maupun melalui media digital seperti penggunaan media sosial, event dan lain sebagainya.
Copyrights © 2023