Keberhasilan pembelajaran akan bergantung kepada pihak yang terlibat dalam pembelajaran, yaitu guru dan anak didik. Anak didik diposisikan sebagai satu kesatuan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran bukan hanya sekedar mentransfer ilmu pengetahuan dari guru kepada anak didik, akan tetapi upaya optimal untuk menjadikan karakter anak didik berubah dari yang tidak baik menjadi baik. Karakter akuntabel merupakan salah satu karakter yang harus dijadikan tolok ukur keberhasilan tujuan pembelajaran. Menumbuhkan karakter akuntabel dalam prakteknya harus didukung dengan motivasi internal, sehingga perkembangan ruhaniyahnya terbimbing. Untuk mewujudkan karakter akuntabel harus dikolaboratifkan antara morivasi dan kemandirian, sehingga refleksi prilakunya dapat dipertanggung jawabkan baik secara individu maupun masyarakat, itulah yang dinamakan dengan karekater akuntabel.
Copyrights © 2023