Erupsi Gunung Merapi telah memberikan dampak yang serius pada usaha peternakan sapi perah rakyat di Kabupaten Sleman. Kematian ternak dan rusaknya lahan hijauan pakan ternak telah menyebabkan menurunnya pendapatan peternak sapi perah yang merupakan sumber penghidupan utama masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profitabilitas usaha ternak sapi perah, faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat produksi susu, tingkat efisiensi teknis, dan faktor- faktor yang menyebabkan terjadinya inefisiensi usaha ternak sapi perah di Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan data primer hasil survei pada 62 responden dengan kuesioner. Analisis profitabilitas dan fungsi produksi stochastic frontier digunakan dalam penelitian ini untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan usaha ternak sapi perah di Kabupaten Sleman adalah usaha yang menguntungkan dengan rata-rata pendapatan atas biaya produksi tunai per tahun adalah sebesar Rp 18.347.565,38 per usaha ternak atau sebesar Rp 6.437.742,24 per satuan ternak. Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi susu adalah pakan konsentrat dan jumlah kepemilikan ternak. Tingkat efisiensi teknis peternak sapi perah adalah sebesar 88,9%. Tingkat efisiensi teknis dipengaruhi oleh umur peternak dan pemeriksaan kesehatan ternak.
Copyrights © 2020