Tungro merupakan penyakit penting tanaman padi yang disebabkan oleh dua jenis virus, yaitu Rice tungro bacilliform virus (RTBV) dan Rice tungro spherical virus (RTSV) yang keduanya ditularkan oleh wereng hijau Nephotettix virescens Distant secara semipersisten. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui galur-galur harapan padi yang tidak disukai (tahan) wereng hijau dan tahan virus tungro. Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca Loka Penelitian Penyakit Tungro dan di lahan petani di Kabupaten Polman Sulawesi Barat pada bulan Januari – Agustus 2019. Galur/varietas yang diuji adalah 48 galur harapan padi tahan tungro dan 2 varietas pembanding. Di Rumah kaca dilakukan uji preferensi dan uji survival wereng hijau yang disusun menggunakan rancangan acak kelompok dan diulang tiga kali. Di lapangan dilakukan observasi populasi wereng hijau dan persentase serangan tungro serta evaluasi hasil dan komponen hasil tanaman dengan menggunakan rancangan augmented dalam RAK 4 blok. Masing-masing blok terdiri dari 20 galur harapan padi tahan tungro dan empat varietas pembanding (Ciherang, Tukad Unda, Inpari 9 Elo, dan IR 64). Parameter pengamatan meliputi : jumlah wereng hijau yang hinggap dan bertahan hidup pada masing-masing galur/varietas, kepadatan populasi wereng hijau di lapangan, persentase serangan tungro (%) di lapangan, jumlah gabah isi ,jumlah gabah hampa, bobot 1000 biji dan hasil gabah pada kadar air 14%. Tercatat 10 galur harapan padi yang tidak disukai (tahan) wereng hijau dan tahan virus tungro dengan persentase serangan lebih rendah atau sama dengan varietas pembanding (Inpari 9) serta memiliki potensi hasil yang tinggi (6,2 – 10,2 t/ha).
Copyrights © 2020