Instrument Inductively Coupled Plasma (ICP) merupakan alat yang digunakan untuk mengukur unsur hara dalam tanah, tanaman, pupuk dan air, pengukuran baik diperlukan pengekstrak spesifik. Penelitian dilakukan pada bulan Maret sampai November 2013, di Laboratorium Penelitian dan Uji Tanah, Balai Penelitian Tanah menggunakan tanah dari daerah Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Percobaan dilakukan dengan metode statistik dua rata-rata, tanah yang digunakan 100 g tanah kering angin yang dianalisis dengan pengekstrak Morgan Venema, Pengabuan basah HNO3 dan HClO4, Morgan Wolf. Pengamatan dilakukan terhadap sifat kimia tanah dengan berbagai konsentrasi dan beberapa pengekstrak. Pengekstrak terbaik ditentukan berdasarkan nilai R2 dalam dan signifikansi persamaan regresi antara hasil analisis tanah beberapa pengekstrak dengan persen hasil dan serapan hara yang diukur dengan ICP dan AAS. Hasil percobaan menunjukkan bahwa alat ICP-OES dan AAS dapat digunakan dengan menggunakan beberapa pengekstrak, ini ditunjukkan oleh data koefisien regresi yang nyata pada berbagai pengekstrak. Parameter K, Ca, Mg, Fe, Mn, Cu, Zn nyata diperoleh pada pengekstrak HNO3 dan HClO4, yang dapat dikatakan pengekstrak terbaik digunakan pada alat ICP dan AAS.Pengekstrak Morgan Wolf diperoleh hasil tidak nyata pada pengukuran Cu, ini menunjukkan bahwa parameter Cu pada pengekstrak Morgan Wolf kurang cocok dianalisa dengan ICP. Kata kunci: ICP, pengekstrak terbaik, batas kritis, dan batas kecukupan, hara makro dan mikro
Copyrights © 2022