Kerang kakawae (Lambis lambis) merupakan salah satu spesies dari kelas gastropoda telah menjadi komoditas penting dan pangan yang cukup populer bagi masyarakat Biak. Mengingat kandungan gizinya yang sangat tinggi, sudah saatnya sumberdaya kekerangan ini dikelola dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia (Dody, 2004). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui komposisi kimia pada kerang kakawae (Lambis lambis) segar, rebus kupas dan asap kering yang dijual di pasar tradisional Bosnik Biak Timur Kabupaten Biak Numfor. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2018, di Pasar Bosnik, Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor dan sampel dibawa ke Laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Balai Riset dan Stadarisasi Industri Ambon untuk di analisa komposisi kimia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu survey lapangan dan pengambilan sampel serta analisa komposisi kimia. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Komposisi kimia kerang Kakawae (Lambis lambis) segar, rebus kupas, dan asap kering adalah sebagai berikut : Segar : air 79,17%, abu 1,24%, Protein 23,90%, lemak 1,07% dan karbohidrat 1,07%., Rebus kupas : air 76,81%, abu 1,36%, Protein 27,01%, lemak 0,89%, karbohidrat 0,89%., Asap kering : air 20,26%, abu 5,14%, Protein 89,68%, lemak 2,91% dan karbohidrat 2,91%.
Copyrights © 2022