MAHESA : Malahayati Health Student Journal
Vol 3, No 8 (2023): Volume 3 Nomor 8 (2023)

Hubungan Tingkat Stres dengan Kejadian Dysmenorrhea pada Remaja Putri di SMA Perguruan Rakyat 2 Jakarta Timur

Sartika, Sukma Indah (Unknown)
Nurmalita, Nurni (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Jul 2023

Abstract

ABSTRACT Menstruation is bleeding due to the detachment of the inner wall of the uterus (endometrium). The endometrial lining is prepared to accept embryo implantation. If implantation does not occur, the embryo will decay. This bleeding occurs periodically, the time interval between menstruation is known as one menstrual cycle. The occurrence of uterine muscle contractions that cause uterine blood flow to be disrupted, causing pain during menstruation is known as dysmenorrhea pain. Dysmenorrhea is pain or severe pain in the lower abdomen that occurs when a woman experiences her menstrual cycle. One of the risk factors for primary dysmenorrhea is stress. To find out whether there is a relationship between stress levels and the incidence of dysmenorrhea in young women at at the People's College 2 Vocational School, East Jakarta in 2023. This study uses a quantitative research method with a cross-sectional approach to data collection techniques, namely questionnaires. This study consists of two variables. First, the stress level as the independent variable and the incidence of dyemenorrhea as the dependent variable. From the results of the bivariate analysis using Chi Square, a p value = 0.002 (<0.05) was obtained, thus it can be said that there is a significant relationship between stress levels and the incidence of dysmenorrhea at at the People's College 2 Vocational School, East Jakarta in 2023. The results showed that there was a relationship between stress levels and the incidence of dysmenorrhea at the People's College 2 Vocational School, East Jakarta in 2023.  ABSTRAK Menstruasi adalah pendarahan akibat terlepasnya dinding sebelah dalam rahim (endrometrium). Lapisan endometrium dipersiapkan untuk menerima implantasi embrio. Jika tidak terjadi implantasi embrio ini akan luruh. Pendarahan ini terjadi secara periodik, jarak waktu antar menstruasi dikenal dengan satu siklus menstruasi. Terjadinya kontraksi otot uterus yang menyebabkan aliran darah uterus terganggu sehingga menimbulkan rasa nyeri pada saat menstruasi disebut sebagai nyeri dysmenorrhea. Dysmenorrhea adalah rasa sakit atau nyeri hebat padabagian bawah perut yang terjadi saat wanita mengalami siklus menstruasi. Salah satu dari faktor risiko terjadinya dysmenorrhea primer adalah stres. Untuk diketahuinya apakah ada hubungan tingkat stress dengan kejadian dysmenorrhea pada remaja putri di SMK Perguruan Rakyat 2 Kec. Duren Sawit Jakarta Timur Tahun 2023.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional teknik pengumpulan data yaitu kuesioner. Penelitian ini terdiri dari dua variabel. Pertama, tingkat stres sebagai variabel bebasnya dan kejadian dyemenorrhea sebagai variabel terikatnya. Dari hasil analisis bivariat menggunakan Chi Square diperoleh nilai p value = 0,002 (< 0,05), dengan demikian dapat dikatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat stress dengan kejadian dysmenorrhea di SMK Perguruan Rakyat 2, Jakarta Timur pada tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan tingkat stres dengan kejadian dysmenorrhea di SMK Perguruan Rakyat 2 Jakarta Timur.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

MAHESA

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Nursing Public Health

Description

MAHESA : Malahayati Health Student Journal, dengan nomor ISSN 2746-198X (Cetak) dan ISSN 2746-3486 (Online) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh DIII Keperawatan Universitas Malahayati Lampung. MAHESA : Malahayati Health Student Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil ...