Simpang merupakan tempat terjadinya konflik antara kendaraan dari dua atau lebih ruas jalan. Perilaku pengemudi dan tata guna lahan pun turut mempengaruhi simpang. Hal itu menjadi penyebab perlunya kajian untuk pengaturan simpang. Salah satu kajian untuk simpang adalah perhitungan kapasitas simpang itu sendiri. Kapasitas yang akan dikaji tentu saja memerlukan data volume kendaraan yang lewat pada simpang tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja simpang seringgu yang berada di Kabupaten Merauke dengan menggunakan program KAJI. Hasil analisis data volume kendaraan yang lewat selama satu minggu, volume kendaraan terbesar dapat dilihat pada pukul 17.00 – 18.00 di hari minggu yaitu sebesar 2038 kend/jam atau 1153 smp/jam. Perhitungan kapasitas simpang dengan menggunakan aplikasi KAJI didapatkan kapasitas simpang seringgu sebesar 2451 smp/jam. Derajat jenuh pada simpang seringgu adalah sebesar 0,47. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat pelayanan simpang empat tak bersinyal seringgu berada pada level C yaitu arus stabil tetapi kecepatan dan gerak kendaraan dikendalikan dan pengemudi dibatasi dalam memilih kecepatan. Kata kunci: Volume Kendaraan, Kapasitas Simpang, Derajat Jenuh
Copyrights © 2018