Seiring dengan bertambahnya kebutuhan energi listrik, baik pada sektor rumah tangga, komersial, maupun publik, maka usaha peningkatan kuantitas dan kualitas energi listrik serta pelayanannya kepada konsumen perlu mendapat pertimbangan. Salah satu usaha yang dilakukan adalah dengan memperkecil gangguan dan kerugian yang sering terjadi pada sisi pendistribusian dengan mempertimbangkan penggunaan penghantar berisolasi pada saluran distribusi primer 20 kV. Dengan demikian energi yang hilang dapat ditekan. Penelitian ini menganalisa tentang pemakaian saluran udara distribusi primer penghantar jenis AAAC (penghantar telanjang) dan penghantar jenis AAAC-OC (penghantar berisolasi). Dari Analisa tersebut, diperoleh hasil rugi tegangan untuk penghantar jenis AAAC sebesar 0,272.I volt dan rugi tegangan untuk penghantar jenis AAAC-OC sebesar 0,184.I volt. Sehingga rugi dielektrik penghantar jenis AAAC sebesar 14,872 Watt/Km dan rugi dielektrik rugi dielektrik penghantar jenis AAAC-OC sebesar1,536 Watt/Km
Copyrights © 2023