Latar Belakang: Anemia adalah salah satu masalah kesehatan global yang umum dan tersebar luas serta memengaruhi 56 juta wanita di seluruh dunia, dan dua pertiga di antaranya berada di Asia. ibu nifas memerlukan asuhan untuk menjaga kesehatan ibu dan bayinya, baik fisik maupun psikolois serta memberikan pendidikan kesehatan tentang perawatan kesehatan diri terutama untuk dapat mengatasi anemia pada masa nifas, kebutuhan nutrisi, KB, menyusui, pemberian imunisasi kepada bayinya dan perawatan bayi yang sehat.presentasi kejadian kematian ibu setelah melahirkan sekitar 60% dan hampir 50% dari kejadian itu terjadi dalam 24 jam pertama setelah melahirkan yang disebabkan oleh komplikasi masanifas. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif analitik dengan desain Case Control. Hasil Penelitian: Berdasarkan analisis bivariat diperoleh bahwa terdapat Pengaruh yang bermakna antara pengetahuan ibu (0,001) dengan kejadian anemia pada ibu nifas. Sedangkan 4 variabel lainnya tidak memiliki Pengaruh yaitu umur ibu (0,224), Asupan Fe (Bahan Makanan) (0,437), kepatuhan dalam mengkonsumsi table Fe (0,596) dan riwayat persalinan (0,596) dengan kejadian anemia pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Pidie dan Puskesmas Mila Kabupaten Pidie tahun 2020. Kesimpulan: Hal tersebut membuktikan bahwa faktor umur ibu, asupan fe yang ibu makan, kepatuhan dalam mengkonsumsi serta riwayat persalinan ibu tidak mempengaruhi kejadian anemia pada ibu nifas yang memungkinkan adanya keterkaitan faktor lain seperti pendapatan keluarga, sikap dan tindakan ibu, gaya hidup, budaya dan keyakinan yang ibu miliki.
Copyrights © 2023