Uterine leiomyoma merupakan tumor jinak yang paling sering terjadi pada wanita usia reproduksi. Masalah ini menjadi semakin relevan dengan kenyataan bahwa banyak kasus mioma uteri tidak menunjukkan gejala sehingga sering terlewatkan dan hanya ditemukan secara tidak sengaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko serta manifestasi klinis Uterine leiomyoma pada wanita usia reproduksi. Metode penelitian ini melibatkan basis data rekam medis pada in-patient department Siloam Hospitals Manado dan studi literatur dari berbagai sumber terkait Uterine leiomyoma. Desain penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Desain ini memungkinkan peneliti untuk mengamati dan menganalisis hubungan antara variabel tanpa intervensi maupun manipulasi sehingga dapat menggambaran seberapa sering karakteristik muncul dalam populasi pada waktu tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor genetika, usia, hormon, dan etnis mempengaruhi risiko wanita untuk mengembangkan Uterine leiomyoma. Manifestasi klinis varian Uterine leiomyoma sangat beragam, mulai dari klinis yang ringan hingga yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup wanita. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami mekanisme perkembangan dan intervensi terbaik untuk kondisi ini.
Copyrights © 2023