Jurnal Daur Lingkungan
Vol 6, No 2 (2023): Agustus

Perencanaan Sistem Distribusi Air Bersih untuk Kelurahan Pijoan Dari Unit Pelayanan Sungai Duren Perumda Air Minum Tirta Muaro Jambi

Anzoki Refwendi (Universitas Batanghari)



Article Info

Publish Date
23 Aug 2023

Abstract

ABSTRAKSistem distribusi air minum dari PERUMDA Tirta Muaro Jambi unit pelayanan Sungai Duren mencakup empat desa/kelurahan, yaitu Kelurahan Pijoan, Desa Muaro Pijoan, Desa Pematang Jering, Desa Simpang Sungai Duren, dan Desa Sungai Duren. Pelayanan ini hanya mencapai 3,7% dari kebutuhan populasi di kawasan tersebut. Permasalahan yang dihadapi oleh PERUMDA Tirta Muaro Jambi adalah sebagian besar penduduk kelurahan Pijoan tidak terlayani, walaupun kapasitas terinstal masih memadai untuk memenuhi pelayanan tersebut. Permasalahan lainnya adalah ketiadaan perencanaan pipa distribusi untuk kelurahan Pijoan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsep perencanaan sistem distribusi air bersih untuk kelurahan Pijoan menggunakan metode perencanaan berdasarkan prinsip SPAM, 4K dan kriteria perencanaan. Pada penelitian ini, EPANET 2.0 diaplikasikan untuk merencanakan jaringan distribusi air bersih. Berdasarkan perhitungan, debit air bersih untuk kelurahan Pijoan adalah 41 liter/detik pada jam maximum. Hasil yang diperoleh dari running program EPANET 2.0 menunjukkan bahwa tidak ada tekanam negatif pada koneksi jaringan pipa. Pengembangan perencanaan membutuhkan penambahan pipa distribusi yang baru dan pembangunan reservoir, sehingga mendapatkan 5 nodes dan 5 links. Persyaratan discharge untuk kebutuhan koneksi baru terpenuhi yang diindikasikan kecepatan aliran di atas 0.3 m/detik.Kata kunci : Air mimum, Distribusi, EPANET 2.0, Kelurahan Pijoan, PerencanaanABSTRACTThe drinking water distribution system of the Sungai Duren Service Unit managed by PERUMDA Tirta Muaro Jambi covers five villages, namely Pijoan, Muaro Pijoan, Pematang Jering, Simpang Sungai Duren, and Sungai Duren. The existing service of the Sungai Duren Service Unit of PERUMDA Tirta Muaro Jambi is only 3.7% of the total population in the area. The problem faced by PERUMDA Tirta Muaro Jambi is that most of the residents of Pijoan Village have not been served, while the installed water capacity still has sufficient numbers to fulfill it. Another problem is that there is no distribution pipe network planning for the Pijoan Village area. The method used in planning is in accordance with the principles of SPAM, 4K and planning criteria. In this study, EPANET 2.0 was used to plan water distribution network in Pijoan Village. Based on the calculation results, the clean water debit for the Pijoan Village area is 41 liters/second at the maximum hour. The EPANET 2.0 program shows that there is no negative pressure on the new connection pipe network. Developing new networks for Pijoan Village includes the addition of new distribution pipes and reservoir construction, so that 5 nodes and 5 links are obtained. The discharge requirement for the need of a new connection is fulfilled, which is indicated by the flow velocity above 0.3 m/second. Keywords :    Drinking water, Distribution,  EPANET 2.0, Pijoan Village, Planning

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

darling

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering

Description

Jurnal Daur Lingkungan is a scientific journal published regularly twice a year in February and August by Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Batanghari (Department of Environmental Engineering, Univesity of Batanghari). Jurnal Daur Lingkungan is published media for research results of ...