AbstrakMie basah adalah produk makanan yang dibuat dari tepung terigu dengan atau tanpapenambahan bahan makanan lain dan bahan tambahan yang diizinkan, berbentukkhas mie yang tidak dikeringkan. Produk mie umumnya digunakan sebagai sumberenergi karena memiliki karbohidrat cukup tinggi yaitu 14,0 g. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui pengaruh dan jumah fortifikasi tepung udang rebonpada mie ubi jalar ungu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalaheksperimen. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL)non faktorial, dengan 4 taraf perlakuan yaitu U0 (0%), U1 (5%), U2 (7,5%), U3(10%). Berdasarkan hasil penelitian bahwa fortifikasi tepung udang rebon pada mieubi jalar ungu berpengaruh nyata terhadap mutu organoleptik (rupa, aroma, tekstur,rasa), analisis proksimat (kadar air, kadar lemak, kadar protein), dan dayaelastisitas, serta perlakuan terbaik yaitu U2 (10% tepung udang rebon). Penelitianini menyimpulkan bahwa taraf perlakuan U2 memiliki nilai rupa 8,5 (rupa berwarnaungu, menarik, spesifik mie basah). Nilai aroma 8,4 yang menghasilkan (aromatidak amis dan tidak tengik). Nilai rasa 7,9 (rasa gurih, udang rebon terasa). Nilaitekstur 7,3 (tekstur cukup kenyal, kompak, cukup halus). Kadar air 60,89%, kadarlemak 1,83%, dan kadar protein 8,80%, serta daya elastisitas 8,41%Kata kunci: Mie basah, fortifikasi tepung udang rebon, ubi jalar ungu
Copyrights © 2023