Sebuah usaha daycare yang sudah berjalan dan dikelola dengan baik sangat berpotensi untuk membuka agen baru di lokasi lain. Agen baru berupa mitra yang mempunyai tempat dan mampu mengelola jasa daycare. Permasalahan yang terjadi yaitu pemilihan agen daycare baru sering berdasarkan hanya pada lokasi saja sehingga hasil capaian target konsumen tidak sesuai yang diharapkan. Agar pengembangan usaha berjalan dan berkembang dengan baik maka pembukaan agen baru daycare perlu mempertimbangkan beberapa variabel penunjang seperti lokasi, jenis mukim, kepadatan penduduk, mata pencaharian masyarakat sekitar, dan jumlah pesaing. Metode penelitian meliputi data yaitu data alternatif yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 23 kelurahan yang terdapat di kota Salatiga sedangkan motode yang digunakan menggunakan simple additive weigthin. Kesimpulan yang dapat diambil yaitu bahwa kolaborasi antara variabel jenis lokasi , jenis mukim dan mata pencaharian cenderung memberikan peringkat prioritas pilihan teratas. Keywords: Faktor, Pendukung keputusan, Agen Daycare
Copyrights © 2023