Analisis aliran daya dalam sistem tenaga listrik merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengetahui kondisi sistem apakah dalam keadaan normal atau tidak dan juga dibutuhkan dalam perencanaan sistem apabila terjadi penambahan beban. Melalui analisa aliran daya karakteristik sistem diantaranya daya, tegangan dan faktor daya dapat diketahui sehingga kondisi abnormal dalam sistem seperti rugi daya (losses) dan jatuh tegangan dapat diidentifikasi. Penyulang lateri 2 dan lateri 3 merupakan penyulang yang disuplai oleh Gardu Induk Passo yang terinterkoneksi dengan GH Hative Kecil. Penyulang lateri 3 merupakan penyulang by pass dari GI Passo ke GH Hative Kecil. Simulasi Aliran daya dilakukan menggunakan metode Newton-Raphson pada aplikasi ETAP. Terdapat beberapa kondisi dalam pengujian yaitu pada kondisi Waktu Beban Puncak (WBP) dan Luar Waktu Beban Puncak (LWBP), dan saat terhubung dan tidak terhubung dengan GH Hative Kecil. Hasil simulasi menunjukan jatuh tegangan (under voltage) dan losses paling besar terjadi saat penyulang lateri 3 terhubung dengan GH Hative Kecil dengan jatuh tegangan mencapai 92.96% dan losses teknis sebesar 244.1 kW dan losses VAR sebesar 171.3kvar.
Copyrights © 2023