Sari Pediatri
Vol 25, No 2 (2023)

Faktor-faktor yang Memengaruhi Kadar Vitamin D Neonatus

Elfrida N. Auliya (Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang)
Adhie Nur Radityo (Bagian Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro)
Rina Pratiwi (Bagian Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro)
Helen M. Kurniawan (Rumah Sakit Kramat 128, Jakarta Pusat)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2023

Abstract

Latar belakang. Vitamin D beredar dalam darah terutama dalam bentuk 25(OH)D. Vitamin D memegang peran penting dalam berbagai fungsi fisiologis tubuh dan diperkirakan dapat mencegah berbagai kondisi pada neonatus. Defisiensi Vitamin D (DVD) memiliki prevalensi yang cukup tinggi di seluruh dunia, termasuk Indonesia.Tujuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kadar vitamin D pada neonatus.Metode. Penelitan cross-sectional terhadap 36 neonatus dilakukan di Semarang. Data dikumpulkan dari pengisian kuesioner dan pemeriksaan kadar 25(OH)D neonatus. Analisis bivariat menggunakan uji T tidak berpasangan, uji One Way Anova, dan uji korelasi Spearman.Hasil. Pada studi ini didapatkan perbedaan signifikan antara usia ibu terhadap kadar 25(OH)D neonatus(p= 0,024 ). Tidak didapatkan perbedaan signifikan dari faktor status gizi ibu (p= 0,588 ), paparan matahari ibu (p= 0,255 ), paparan matahari neonatus (p= 0,227 ), dan tipe diet neonatus (p= 0,470 ) terhadap kadar 25(OH)D neonatus.Kesimpulan. Usia ibu memberikan perbedaan yang bermakna terhadap kadar vitamin D neonatus. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut terkait pengaruh status gizi ibu, suplementasi vitamin D ibu, paparan sinar matahari ibu, paparan sinar matahari neonatus, dan tipe diet neonatus terhadap kadar vitamin D neonatus.

Copyrights © 2023