Polusi suara merupakan suara yang dikeluarkan oleh alat dengan sangat keras sehingga dapat mengganggu lingkungan dan makhluk hidup. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan dalam pembuatan peredam suara yang tidak hanya memiliki nilai estetika dan kenyamanan, tetapi juga mempertahankan kemampuan dalam menyerap suara yang baik, dengan menggunakan bahan komposit serat alam. Komposit merupakan material yang dapat dikembangkan secara universal. Komposit terbentuk dari kombinasi dua atau lebih material sehingga dihasilkan material baru yang mempunyai sifat mekanik dan karakteristik yang berbeda dari material penyusunnya Penelitian ini bertujuan untuk membuat komposit peredam suara dari berbagai serat alam (serat daun nanas madu, serat daun pandan berduri dan serat limbah goni) dan variasi matriks (epoksi dan polyester) dengan rasio serat = resin 40% : 60% dan 60% : 40%. Perlakuan pertama dilakukan alkalisasi dengan NaOH 5% untuk pengambilan serat, kemudian pencampuran serat alam dan variasi matriks dengan metode Hand Lay-Up. Uji redam suara dilakukan dengan metode Transmission Loss (kehilangan transmisi), uji densitas dan SEM. Hasil penelitian menunjukan komposit peredam suara terbaik yaitu pada serat daun pandan berduri dengan resin polyester rasio serat = resin 60% : 40% dimana hasil transmission loss mencapai 28 dB. Hal ini dikarenakan serat yang mendominasi resin sehingga membentuk rongga atau porositas, meningkatnya porositas mempengaruhi kemampuan penyerapan suara pada suatu material.
Copyrights © 2023