TEKNIK
Vol 44, No 2 (2023)

Analisis Infrastruktur Pendukung Angkutan Umum Regional Berbasis Karakteristik Daerah terhadap Efektifitas dan Efisiensi Angkutan Umum (Studi Kasus: Trans Jateng Koridor 1 Semarang-Bawen)

Ismiyati Ismiyati (Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Diponegoro University)
Nuriyana Wahida Azka (Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Diponegoro University)
Bambang Riyanto (Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Diponegoro University)
Kami Hari Basuki (Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Diponegoro University)



Article Info

Publish Date
30 Aug 2023

Abstract

Kemacetan merupakan permasalahan yang melanda banyak kota besar di Indonesia, termasuk Kota Semarang dan Kabupaten Semarang. Kemacetan merupakan akibat dari meningkatnya populasi penduduk Kota Semarang dan Kabupaten Semarang. Kemacetan meningkat sejalan dengan berkembangnya aktivitas bisnis, perumahan, perkantoran, serta pertumbuhan penggunaan kendaraan bermotor. Beragam cara diupayanan untuk mengatasi ini, termasuk diantaranya adalah transportasi massal berkelanjutan. Transportasi massal berkelanjutan memiliki potensi besar dalam mengurangi kemacetan di kota-kota besar. Contoh penerapannya adalah Trans Jateng. Ia menjadi transportasi massal di Provinsi Jawa Tengah, termasuk untuk rute Semarang – Bawen. Di rute ini sendiri seringkali terjadi kemacetan, karena tingginya tingkat penggunaan kendaraan pribadi. Dengan melakukan perbaikan pelayanan dan fasilitas infrastruktur transportasi massal diharapkan akan menarik minat masyarakat untuk berpindah menggunakan transportasi massal. Studi ini bertujuan mengidentifikasi infrastruktur pendukung Trans Jateng Koridor 1 serta menganalisis pengaruhnya terhadap efektifitas dan efisiensi angkutan umum regional. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah simulasi computer apabila infrastruktur dikembangkan menjadi ramah lingkungan berbasis karakteristik daerah dan pengguna kendaraan pribadi beralih ke angkutan umum regional Trans Jateng Koridor 1. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dengan perpindahan pengguna kendaraan pribadi sebesar 50%, 60%, dan 70% akan berpengaruh terhadap efektivitas dan efisiensi pelayanan angkutan umum regional Trans Jateng sebesar 44% dan menurunnya tingkat kemacetan dengan indikasi rata-rata Derajat Kejenuhan (DS) sebesar 0,37. Kesimpulan yang ditarik adalah bahwa dengan infrastruktur terintegrasi berbasis karakteristik daerah akan meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelayanan angkutan umum regional Trans Jateng. Rekomendasi dari studi ini adalah perlu dilakukan peningkatan efektifitas dan efisiensi pelayanan angkutan umum regional dengan pengembangan infrastruktur terintegrasi berbasis karakteristik daerah.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

teknik

Publisher

Subject

Engineering

Description

Journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu rekayasa/keteknikan. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal TEKNIK meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama), artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas), atau komentar atau ...