Kondisi perkerasan di Indonesia sering kali tidak mencapai umur rencana selama masa pelayanan. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan. Perlu adanya campuran perkerasan yang memiliki daya dukung dan keawetan yang baik, tidak peka terhadap cuaca serta aman bagi lingkungan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kinerja campuran Hot Rolled Sheet-Wearing Course (HRS-WC) dengan penambahan limbah ban karet dan pengaruh metode pencampuran. Studi ini dilakukan beberapa tahapan pengukuran di laboratorium. Diantaranya pengujian sifat fisik agregat, penentuan nilai kadar aspal optimum dan melakukan pengujian untuk mengukur beberapa karakteristik yaitu Marshall, Index Retained Strenght (IRS), Indirect Tensile Strenght (ITS), Tensile Strenght Ratio Test (TSR), Cantabro Loss (CL), dan Asphalt Flow Down (AFD) dengan kadar penambahan serbuk ban karet 0%, 2%, 4% dan 6%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran HRS-WC dengan penambahan serbuk ban karet mampu memperbaiki karakteristik Marshall pada sifat volumetriknya. Sedangkan pada sifat mekanisnya dengan penambahan serbuk ban karet 2% mampu memperbaiki kinerja stabilitas. Karakteristik ITS dengan penambahan serbuk ban karet 2% dan 4% mampu memperbaiki kinerja campuran, sedangkan pada karakteristik TSR hanya pada kadar penambahan 2%. Karakteristik IRS, CL, dan AFD dengan penambahan serbuk ban karet mampu memperbaiki kinerja campuran. Penggunaan metode pencampuran bertahap menghasilkan kinerja lebih baik dibandingkan dengan metode pencampuran konvensional.
Copyrights © 2023