Luka merupakan salah satu jenis gangguan yang dialami kulit, jika tidak ditangani dengan tepat akan menyebabkan infeksi kulit. Infeksi kulit umumnya disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Daun senduduk (Melastoma malabathricum L.) dan daun tapak dara (Catharanthus roseus (L.) G. Don) merupakan tanaman yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari kombinasi ekstrak etanol daun senduduk daun dan tapak dara terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa serta. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram menggunakan konsentrasi 20% dari masing-masing ekstrak kemudian dikombinasi dengan berbagai perbandingan diantaranya 1:2; 2:2; dan 2:1. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi ekstrak etanol daun senduduk dan daun tapak dara dengan perbandingan 1:2 ; 2:2 ; dan 2:1 menghasilkan rata-rata diameter hambat sebesar 7,45 mm; 10,51 mm; 13,70 mm terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan 7,18 mm; 10,33 mm; 11,76 mm terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa. Kombinasi ekstrak etanol daun senduduk dan daun tapak dara dengan perbandingan 2:1 merupakan kombinasi terbaik terhadap bakteri Staphylococcus dan Pseudomonas aeruginosa.
Copyrights © 2023