Banyak mahasiswa mengalami perubahan menuju pemikiran yang lebih dewasa, perubahan cara perilaku dan sikap mahasiswa bisa berdampak pada keberhasilan akademik. Di era persaingan yang semakin ketat di dunia perguruan tinggi, panitia seleksi menghadapi tantangan yang sulit untuk memilih siswa yang berprestasi. Pada beberapa kasus, penilaian subjektif menyebabkan ketidakadilan prosedur pengambilan keputusan dan tidak mudah dalam membuat keputusan yang optimal. Maka, penggunaan sistem pendukung keputusan dengan metode TOPSIS bisa memudahkan penentuan mahasiswa yang berprestasi secara objektif dan efisien. Metode ini berdasarkan konsep matematis yang menggabungkan pendekatan solusi ideal positif dan pendekatan solusi ideal negatif untuk menemukan penyelesaian terbaik. Terdapat berbagai kriteria relevan yang harus dipertimbangkan. Misalnya, IPK, karya tulis ilmiah, prestasi mahasiswa, nilai bahasa inggris, dan kemampuan public speaking. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan data secara objektif dan cepat agar mendapatkan hasil perangkingan mahasiswa yang berprestasi, sehingga dapat membantu Program Studi Geografi dalam menentukan mahasiswa yang berprestasi.Berdasarkan perhitungan menggunakan metode TOPSIS, ditemukan bahwa V8 dengan nama Tasya’u adalah mahasiswa berprestasi dengan nilai preferensi tertinggi yaitu 0,8310. Dengan penerapan sistem ini, dapat membantu mencapai tujuan yang diinginkan dan memberikan perhitugan yang cepat dan akurat. Sehingga, Program Studi Geografi dapat memperoleh hasil perangkingan mahasiswa berprestasi yang lebih akurat dan efektif dalam pengambilan keputusan.
Copyrights © 2023