Lahan pertanian di Indonesia semakin berkurang karena pembangunan di bidang non pertanian. Hidroponik adalah salah satu upaya untuk memindahkan pertanian konvensional ke pertanian perkotaan. Salah satu tanaman yang bisa dibudidaya secara hidroponik adalah tomat cherry. Tanaman tomat cherry (Solanum lycopersicum var.cerasiforme) adalah satu tanaman sayuran yang mempunyai manfaat untuk kesehatan. Sistem hidroponik dengan kombinasi konsentrasi nutrisi dan media tanam yang tepat akan mendapatkan hasil optimal. Budidaya hidroponik sejatinya memakai pupuk AB-mix guna mencukupi nutrisinya, akan tetapi nutrisi AB-mix merupakan pupuk kimia sintetis yang bisa menyebabkan pengaruh negatif untuk lingkungan dan konsumen. Nutrisi alternatif yang bisa digunakan adalah pupuk organik cair (POC). POC yang digunakan pada penelitian ini adalah wokozim. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui pengaruh pemberian pupuk cair dan media tanam terkait hasil dan pertumbuhan tomat cherry. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi yang mencakup petak utama yaitu perbandingan AB-mix dan POC yang berisi dari 15 ml AB-mix, 10 ml AB-mix + 3 ml POC, dan 5 ml AB-mix + 2 ml POC. Anak petak yaitu media tanam yang mencakup rockwool, arang sekam, cocopeat. Berdasarkan hasil penelitian, interaksi kedua perlakuan berpengaruh untuk meningkatkan parameter berat basah dan berat kering tanaman serta berat basah dan berat kering akar. Konsentrasi nutrisi 10 ml AB-mix + 3 ml POC mampu meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah dan berat buah total per tanaman, berat kering akar, berat basah akar, berat kering tanaman, berat basah tanaman. Media tanam rockwool memiliki pengaruh terbaik dalam meningkatkan berat kering akar, berat basah akar, berat kering tanaman, berat basah tanaman.
Copyrights © 2023