Latar Belakang: Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat global yang mempengaruhi semua kelompok umur tetapi beban masalah lebih tinggi pada ibu hamil. Berdasarkan hasil pengamatan pada ibu hamil yang melakukan ANC di wilayah kerja Puskesmas Pataruman 1, angka kejadian anemia pada ibu hamil pada tahun 2020 berjumlah 30 kasus ibu hamil dengan anemia. Penelitian ini bertujuan melihat gambaran kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Pataruman 1 Metode: Penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan di wilayah kerja puskesmas Pataruman 1 Kota Banjar pada April-Juni 2021. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pataruman 1. Sampel dipilih menggunakan teknik accidental sampling yaitu Ibu hamil yang datang ke poli Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Puskesmas Pataruman 1 dengan nilai HB <11,0 g/dL yaitu sebanyak 5 orang ibu hamil. Data primer berupa wawancara dan data sekunder dari puskesmas Pataruman 1 berupa data ibu hamil. Instrumen menggunakan kuesioner mencakup usia, pendidikan, dan pekerjaan ibu, ekonomi keluarga, pengetahuan ibu tentang anemia, dan kepatuhan ibu mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Pengolahan data menggunakan SPSS 22.0 dengan analisis data univariat. Hasil: Sebagian besar ibu hamil berusia diatas 25 tahun dan berpendidikan menengah, seluruh ibu hamil tidak bekerja atau ibu rumah tangga, ekonomi keluarga sebagian besar berpendapatan diatas UMR, pengetahuan ibu tentang anemia 60,0% masih berada pada kategori kurang, dan 60,0% ibu hamil tidak rutin mengkonsumsi TTD. Simpulan: Ibu hamil yang mengalami anemia mayoritas memiliki pengetahuan yang rendah mengenai anemia serta masih kurangnya kepatuhan dalam mengonsumsi TTD.
Copyrights © 2023