Indonesia saat ini menerapkan dual sistem operasional perbankan, yaitu Bank Syariah dan Bank Konvensional. Baik Bank Syariah maupun Bank Konvensional mengalami perkembangan. Untuk menjaga peningkatan pertumbuhan perbankan sebaiknya bank menjaga efisiensinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat efisiensi di Perbankan Syariah dan Perbankan Konvensinal serta perbedaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan analisis Data Envelopment Analysis (DEA) untuk melihat tingkat efisiensi bank Perbankan Syariah dan Perbankan Konvensional. Sedangkan untuk menganalisis perbedaan tingkat efisiensi Perbankan Syariah dan Perbankan Konvensional digunakan alat uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat efisiensi Perbankan Syariah dan Perbankan Konvensional berfluktuasi. Serta tidak ada perbedaan yang signifikan tingkat efisiensi antara Perbankan Syariah dan Perbankan Konvensional.
Copyrights © 2017