Telah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode geolistrik konfigurasi Schlumberger yang bertujuan untuk mengetahui keberadaan akuifer baik dari segi kedalaman maupun ketebalan akuifer di Desa Jati Mulyo Kecamatan Dendang Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Pengukuran di lapangan sebanyak 15 titik sounding dengan masing-masing panjang lintasan 400 m, diperoleh jenis batuan dan nilai resistivitas dari hasil pengolahan melalui software IPI2Win sebagai berikut, yaitu top soil dengan nilai resistivitas 20 Ωm sampai 200 Ωm, lempung dengan nilai resistivitas berkisar antara 1 Ωm sampai 15 Ωm, kemudian lempung pasiran yang memiliki nilai resistivitas berkisar antara 15 Ωm sampai 29 Ωm, selanjutnya untuk pasir dengan nilai resistivitas berkisar antara 29 Ωm sampai 100 Ωm, dan kerikil dengan nilai resistivitas besar dari 100 Ωm. Lapisan pasir dan kerikil disini diduga sebagai lapisan yang membawa air (akuifer) secara baik, dikarenakan memiliki nilai porositas dan permeabilitas yang cukup tinggi. Berdasarkan hasil pemodelan 2D yang telah diolah menggunakan software RockWork 15, lapisan yang berpotensi sebagai akuifer berada pada kedalaman 20 m sampai 50 m. Dimana pola akuifer semakin mendalam dan menebal kearah timur laut. Selain itu akuifer juga berada pada kedalaman 75 m sampai 100 m di Barat Daya pemukiman Desa Jati Mulyo. Sehingga untuk ketebalan akuifer di Desa Jati Mulyo berkisar antara 25 m sampai 30 m. Kata kunci : Akuifer; Resistivitas; Schlumberger
Copyrights © 2023