Tujuan penelitian ini adalah menguji pengaruh stabilitas keuangan, kualitas auditor eksternal, pergantian auditor, frekuensi kemunculan gambar CEO, dan pergantian direksi terhadap fraudulent financial reporting. Data yang digunakan merupakan jenis data sekunder. Populasi yang diambil ialah perusahaan perbankan yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari 2017-2020. Dari hasil pengambilan sampel melalui teknik purposive sampling didapat 17 perusahaan, jadi jumlah sampel adalah 68 (17x4 tahun). Metode analisis data menggunakan analisis regresi logistik. Berdasarkan beberapa pengujian, menyimpulkan bahwa tidak ada yang berpengaruh terhadap fraudulent financial reporting karena wald < t tabel dan nilai signifikansi > 0,025.
Copyrights © 2023