Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah server yang efisien dan kinerja waktu pelayanan yang lebih optimal. Teknik pengumpulan data menggunakan tahapan wawancara dan observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah perhitungan analisis antrian tingkat kegunaan pelayanan (p) dan model B:M/M/S (Multiple-Server Queuing Model). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis tingkat kegunaan pelayanan, dengan melakukan perpindahan jumlah petugas layanan di loket 1 dan 2 Bidang Dafduk dari 4 orang menjadi 6 orang kemudian loket 4 dan 5 Bidang Capil dari 3 orang menjadi hanya 1 orang, maka dapat mereduksi persentase permasalahan di loket pelayanan menjadi sebesar 60% dari 95% persentase awal. Sedangkan untuk analisis tingkat pelayanan, maka didapatkan waktu terbaik rata – rata proses pelayanan adalah 18 menit yang menghasilkan persentase masalah berkurang menjadi 45%. Sementara dengan mempercepat rata – rata waktu proses pelayanan dari 20 menit menjadi 15 menit justru akan menambah persentase permasalahan menjadi sebesar 67,5%.
Copyrights © 2023