Angka pada neraca transaksi berjalan menggambarkan keadaan perekonomian internasional suatu negara. Selain itu, mampu menunjukkan seberapa kuat suatu negara terhadap negara mitra dagangnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi neraca transaksi berjalan di Indonesia. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berdasarkan data runtun waktu triwulan periode 2011:Q1 -2019:Q4. Data tersebut bersumber dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Alat Analisis yang digunakan merupakan program komputer Econometric Views (EViews) versi 10 dengan Metode analisisĀ Error Correction Model (ECM). Berdasarkan hasil uji parsial (Uji-t) menunjukkan bahwa Inflasi dalam negeriĀ berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap neraca transaksi berjalan pada jangka panjang dan pendek, sementara produk domestik bruto berpengaruh negatif signifikan terhadap neraca transaksi berjalan pada jangka panjang dan jangka pendek. Dalam jangka panjang nilai tukar dan inflasi Amerik/a Serikat berpengaruh positif signifikan terhadap neraca transaksi berjalan, sedangkan dalam jangka pendek nilai tukar berpengaruh positif namun tidak signifikan dan inflasi Amerika Serikat berpengaruh positif signifikan. Berdasarkan hasil uji simultan (Uji-F) menunjukkan bahwa inflasi dalam negeri, nilai tukar, produk domestik bruto dan inflasi Amerika Serikat secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap terhaap neraca transaksi berjalan di Indonesia.
Copyrights © 2023