Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model prediksi Financial Distress mana yang memiliki kemampuan ramalan terbaik pada perusahaan properti dan real estate di Indonesia. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling dari populasi perusahaan sub sektor property dan real estate yang terdaftar di BEI. Dalam penelitian ini akan digunakan uji regresi logistik, meliputi uji kelayakan model regresi, uji overall model fit, dan uji koefisien regresi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model prediksi yang digunakan dalam penelitian ini dapat digunakan untuk memprediksi Financial Distress. Model Springate memiliki tingkat akurasi terbaik dengan 60,56%, kedua adalah model Fulmer dengan 40,00%, ketiga adalah model Zmijewski dengan 58,33%.
Copyrights © 2023