Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning
Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning

Pengaruh Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat terhadap Capaian Indikator SDGS Tujuan No. 11 Kota dan Permukiman Berkelanjutan

Doris Yuliana Kuswara (Prodi PWK, Teknik, Universitas Islam Bandung)
Hani Burhanudin (Prodi PWK, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung)



Article Info

Publish Date
08 Aug 2023

Abstract

Abstrak. Currently, the government is reviewing various programs to achieve the SDGs target, especially in sustainable environmental management. The main issue in Bandung City is related to waste which is proven every year there is an increase in waste generation by 32.98% (BPS Bandung City 2018-2022). There are community-based waste management activities in Cinambo District, including the application of the 3R concept, Waste Bank, and so on. two villages in Cinambo sub-district received Proklim awards because the two villages have managed waste and community-based environment well in accordance with SDGs Goal Indicator No.11. The purpose of this study is to identify the percentage of waste handled, identify the achievement of waste management, identify the influence of community-based waste management on the achievement of SDGs and solutions to increase the percentage of waste handled. The approach used is a Quantitative Approach, the data used are secondary and primary data with data collection methods in the form of observation, documentation and interviews. The analysis method used is multiple linear regression analysis. It is concluded that the percentage of waste handled in Cinambo District in 2022 is 89.58%, the variable number of residents served, the number of residents running the Greenwaste Program, the number of waste facilities and infrastructure, and the number of institutions have a positive effect on the percentage of waste handled, the most dominant influence is Facilities and Infrastructure. So that the solution to increase the percentage of waste achievement handled needs to increase the number of facilities and infrastructure. Abstrak. Saat ini, pemerintah mengkaji berbagai program untuk mencapai target SDGs khususnya dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Isu utama di Kota Bandung adalah terkait sampah yang dibuktikan setiap tahunnya terdapat peningkatan timbulan sampah sebesar 32,98% (BPS Kota Bandung Tahun 2018-2022). Terdapat kegiatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kecamatan Cinambo diantaranya penerapan konsep 3R, Bank Sampah, dan lain sebagainya. dua Kelurahan di Kecamatan Cinambo mendapatkan penghargaan Proklim karena kedua Kelurahan tersebut telah mengelola sampah dan lingkungan berbasis masyarakat dengan baik sesuai dengan Indikator Tujuan No.11 SDGs. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi persentase sampah tertangani, mengidentifikasi ketercapaian pengelolaan sampah, mengidentifikasi pengaruh pengelolaan sampah berbasis masyarakat terhadap capaian SDGs dan solusi untuk meningkatkan persentase sampah tertangani. Pendekatan yang digunakan adalah Pendekatan Kuantitatif, data yang digunakan adalah data sekunder dan primer dengan metode pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi dan wawancara. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Disimpulkan bahwa persentase sampah yang ditangani di Kecamatan Cinambo pada tahun 2022 adalah 89,58%, Variabel jumlah penduduk terlayani, Jumlah warga yang menjalankan Program Greenwaste, jumlah sarana dan prasarana sampah, dan jumlah kelembagaan berpengaruh positif terhadap persentase sampah yang ditangani, pengaruh yang paling dominan adalah Sarana dan Prasarana. Sehingga solusi untuk meningkatkan persentase capaian sampah yang ditangani perlu meningkatkan jumlah sarana dan prasarana.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

BCSURP

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Economics, Econometrics & Finance Engineering

Description

Bandung Conference Series: Urban and Regional Planning (BCSURP) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Perencanaan Wilayah dan Kota dengan ruang lingkup sebagai berikut: Agribisnis, Bencana Alam, Daya Dukung dan Tampung, Ekonomi Lokal, ...