Hipertensi merupakan penyebab utama kematian. Peningkatan prevalensi tertinggi salah satunya di Provinsi Banten. Upaya penanganan hipertensi sudah dijalankan dengan peningkatan pengetahuan pasien melalui discharge planning, namun hasilnya belum optimal. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas discharge planing terhadap pengetahuan pasien dengan dan tanpa keluarga yang dirawat di RSUD Kota Tangerang. Jenis penelitian kuantitatif korelasional pendekatan cross sectional. Populasi seluruh pasien hipertensi yang di rawat di RSU Kota Tangerang dengan sampel sebanyak 100 orang, menggunakan teknik Nonprobability Sampling dengan Consecutive sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data mengunakan uji statistik pair t-test. Hasil didapatkan nilai p-value 0.07 pada pasien hipertensi yang didampingi keluarga dan nilai p value 0.659 pada pasien tanpa keluarga dengan batas kemaknaan P value <0,05, artinya terdapat perbedaan efektivitas discharge planning pada pasien hipertensi dengan dan tanpa keluarga. Efektivitas dischargeplanning pada pasien hipertensi yang didampingi keluarga lebih efektif dari pada pasien hipertensi tanpa keluarga. Perlu dilakukan penelitian selanjutnya untuk menggali factor lain yang dapat mempengaruhi efektiitas pelaksanaan discharge planning.
Copyrights © 2023