Jamur tiram memiliki beragam spesies dan varietas. Salah satu varietas jamur tiram yaitu jamur tiram putih, memiliki nilai ekonomis dan diminati sebagai bahan pangan karena cita rasa yang enak, protein, dan senyawa bioaktif. Budi daya jamur tiram dapat dikembangkan menggunakan medium tanam dengan nutrisi dan kondisi lingkungan yang terkontrol. Penelitian ini bertujuan menentukan kombinasi perlakuan yang optimum untuk waktu pengomposan serbuk gergaji kayu dan penambahan serbuk jagung terhadap produksi jamur tiram. Pada penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu pembuatan medium tanam, pembibitan, dan masa inkubasi miselium dan sampai pada dibentuk tubuh buah jamur tiram. Perlakuan untuk waktu pengomposan serbuk gergaji kayu ialah selama 4, 9, dan 14 hari, serta penambahan serbuk jagung dilakukan setelah selesai masa pengomposan. Kombinasi waktu pengomposan serbuk gergaji kayu dan penambahan serbuk jagung tidak berpengaruh terhadap bobot tubuh buah dan tudung jamur. Jika ditinjau dengan faktor tunggalnya, waktu pengomposan serbuk gergaji kayu 4 hari hanya meningkatkan produksi tudung jamur pada panen ke-2, sedangkan penambahan serbuk jagung setelah waktu pengomposan serbuk gergaji kayu hanya meningkatkan jumlah tudung jamur pada panen ke-1.
Copyrights © 2022