Faktor eksploitasi merupakan informasi yang diperlukan untuk memproyeksikan produksi kayu yang dapat diperoleh. Faktor eksploitasi adalah perbandingan antara volume kayu yang dimanfaatkan dengan volume kayu yang diharapkan dapat dimanfaatkan. Faktor eksploitasi dipengaruhi oleh konfigurasi lapangan, tujuan pemanfaatan kayu, kondisi sarana dan prasarana pemanenan hutan, jenis kayu, keadaan lapangan dan keterampilan tenaga kerja. Penelitian faktor eksploitasi di hutan tanaman di Aek Nauli Sumatera Utara pada dua tingkat kelerengan yang berbeda, yaitu 0 - 15% dan 15 - 25% telah dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan informasi nilai faktor eksploitasi di hutan tanaman yang tepat. Faktor eksploitasi untuk dua tingkat kelerengan tersebut masing-masing adalah 0,97 dan 0,95 yang secara statistik tidak menunjukkan perbedaan yang nyata.
Copyrights © 2011