Di berbagai belahan dunia, terutama negara-negara yang mayoritas penduduknya memeluk agama islam, jumlah masjid mengalami pertambahan secara kuantitatif sangat pesat. Semua ini disebabkan oleh kuantitas kaum muslimin yang semakin banyak, baik dikarenakan faktor kelahiran maupun sunatullah dengan semakin banyaknya kalangan non muslim yang masuk ke dalam islam. Kuantitas masjid semestinya berbanding lurus terhadap kemakmuran masjid, yaitu masjid di fungsikan sebagai pusat pembinaan umat dalam arti luas. Namun ironisnya kenyataan menunjukkan bahwa masjid-masjid kita pada umumnya baru berfungsi sebagai tempat peribadatan (ritual), belum berfungsi sebagaimana mestinya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan penyadaran bagi para takmir tentang urgensi, peran dan fungsi masjid, serta tantangan krisis masjid kaitannya dengan perkembangan teknologi informasi melalui revolusi industry 4.0 dan solusinya dalam kerangka kehidupan spesifik di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Berdasarkan analisis data hasil di lapangan yang penulis lakukan, bahwa dengan diadakannya kegiatan pelatihan takmir masjid se-kapanewon Girisubo ini dapat menjadikan pembuka jalan bagi para takmir di Kapanewon Girisubo untuk memperoleh khazanah baru, kaitannya urgensi kemakmuran masjid dan langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam rangka menghadapi tantangan tersebut di atas.
Copyrights © 2023