Tujuan artikel ini adalah untuk menjawab tantangan masyarakat modern dengan melihat calon ulama-ulama di kalangan pondok pesantren salafiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam bentuk penelitian kepustakaan (library research). Hasil riset menunjukkan bahwa pondok pesantren salafiyah memiliki peranan untuk menghadapi tuntutan perubahan di tengah derasnya arus modernisasi dan globalisasi sesuai fungsinya. Melalui fungsi religius, pendidikan, dan sosial. Dalam melestarikan tradisionalisme dan keharusan modernisasi, ada beberapa kebijakan yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Salafiyah yakni pertama dengan tetap menjalankan kegiatan pengajaran seperti bandongan dan sorogan di luar pendidikan klasikal. Kedua, Menggunakan kitab kuning sebagai rujukan keilmuan Islam dalam pengajaran. Dan ketiga, mengupayakan kultur pondok pesantren dalam hubungan sosial. Oleh sebab itu pondok pesantren salaf memiliki peran yang sangat signifikan dalam membentuk tatanan masyarakat yang religius dan berpegang teguh pada Al-Qur’an dan As-sunnah juga dalam kehidupan bersosial.
Copyrights © 2023